PROYEK SILUMAN? TPT 58 JUTA DISPERKIMTAN DI CIMAUNG TANPA PENGAWAS. CV MAJALAYA MENANG, PPK NGILANG
Garda News ~ Cimaung

Rehabilitasi Bencana Rp 58 Juta di RW 10 Mekarsari Cimaung Dikerjakan CV Artha Wibawa Kusuma Asal Majalaya. 3 Hari Pantauan Garda News: Pelaksana Lapangan Nihil, Papan Proyek Tak Ada.
Patut diduga proyek siluman kembali gentayangan di Kabupaten Bandung. Kali ini menyasar anggaran kebencanaan.
Proyek “Rehabilitasi Infrastruktur Terdampak Bencana di 717. Rw. 10 Desa Mekarsari Kecamatan Cimaung” senilai Rp 58.370.400 dari Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kab. Bandung jadi sorotan.
Pantauan Garda News Indonesia di lokasi selama 3 hari berturut-turut, pekerjaan Tembok Penahan Tanah (TPT) batu kali itu hanya dikerjakan 2-3 kuli bangunan. Tidak ditemukan Pelaksana Lapangan bersertifikat, pengawas, direksi keet, apalagi papan proyek. Minggu, 26/04/2026.
Proyek 58 Juta, CV dari Majalaya
Data SIRUP LKPP mengungkap, proyek Non Tender ini dimenangkan “CV ARTHA WIBAWA KUSUMA” beralamat di Kp. Ciawigede, Desa Neglasari, Kecamatan Majalaya.
Menjadi tanda tanya besar: Kenapa proyek di Cimaung harus dikerjakan CV dari Majalaya yang jaraknya puluhan kilometer? Tidak adakah kontraktor lokal Cimaung atau Pangalengan?
“Ini aneh. Ongkos mobilisasi pasti gede. Kalau CV lokal Cimaung yang kerja, 58 juta bisa lebih panjang TPT-nya. Ini mah diduga CV titipan,” ujar sumber Garda News yang enggan disebut namanya.
Kode “717” Misterius, Pelaksana Nihil = Langgar Aturan
Kejanggalan lain: nama paket menggunakan kode “717” yang tidak jelas. Apakah itu nomor rumah, patok, atau jalan? Penamaan proyek yang tidak spesifik rawan jadi celah SPJ fiktif.
Yang lebih fatal: tidak ada Pelaksana Lapangan. Padahal Permen PUPR No. 14 Tahun 2020 mewajibkan setiap pekerjaan konstruksi, walau di bawah 100 juta, minimal ada Pelaksana Lapangan bersertifikat SKT yang standby.
Proyek TPT Disperkimtan Kab. Bandung di RW 10 Mekarsari Cimaung Rp58 JUTA:
Pelaksana Lapangan NIHIL 3 hari
Papan Proyek TAK ADA
Dikerjakan CV Majalaya, bukan lokal Cimaung
Kode proyek “717” misterius
Foto yang dikantongi Garda News Indonesia menunjukkan pekerja hanya memakai kaos, celana pendek, dan boot. Tanpa rompi, tanpa helm, tanpa ada orang yang memegang gambar. K3 nol besar.
“Kalau nggak ada pelaksana, siapa yang jamin adukan semennya 1:4? Siapa yang ngukur volumenya? Ini mah rawan disunat,” tegasnya “.
((( Red )))
Editor (( Denz ))

