Tower XL axiata di Cikembang Kertasari Diduga Tanpa Ijin di Menuai Kritik.
Garda News ~ Kertasari

Sebuah bangunan tower XL axiata yang menjulang tinggi di kawasan Desa Cikembang Kertasari menuai kritik dari warga setempat. Bangunan yang belum jelas peruntukannya ini diklaim dibangun tanpa ijin yang jelas dari pemerintah setempat. Senin 13/04/26
Warga dihebohkan dengan adanya tower XL yang dibangun di kawasan Cikembang Kertasari. Namun, ada dugaan bahwa tower ini dibangun tanpa ijin yang jelas dari pemerintah setempat.
Dan Warga sekitar mengungkapkan kekhawatiran mereka tentang keamanan dan kenyamanan tower ini. “Kami tidak tahu apakah tower ini sudah memiliki ijin atau belum, tapi yang pasti kami ingin ada kejelasan,” kata salah satu warga yang gak mau di sebutkan namanya”.
Saat Media Garda News Indonesia menkonfirmasi ke pihak Desa bahwa ijin secara lisan sudah dan secara administrasi belum” A” menyampaikan ke awak Media di ruangan kantor Desa
Lanjut pemerintah Desa Cikembang”A” kalau ada organisasi atau media mungkin saya arahkan kepada RW setempat yang dipercayai oleh pihak perusahaan XL axiata tersebut.

Sementara itu, pihak XL Axiata belum memberikan pernyataan resmi tentang status ijin tower ini. Kami akan terus memantau perkembangan informasi ini.
Lanjut Warga” Warga sekitar mengungkapkan kekhawatiran mereka tentang keamanan dan kenyamanan bangunan tower ini. “Kami tidak tahu apa tujuan bangunan ini, tapi yang pasti kami tidak ingin ada masalah di kemudian hari.
Sementara itu, pihak pengembang bangunan belum dapat dihubungi untuk memberikan klarifikasi tentang status ijin dan peruntukan bangunan tower ini malah diarahkan kepada pengurus RW setempat.
Kejadian ini kembali mengingatkan pentingnya pengawasan dan penegakan aturan dalam pembangunan di wilayah Cikembang Kertasari. Warga berharap pemerintah setempat dapat segera mengambil tindakan untuk menyelesaikan masalah ini.

Namun sampai sekarang pembangunan tower tersebut sudah 90% dan pihak penagung jawab lapangan termasuk pekerja sudah pada pulang.
RW setempat menyampaikan” ke awak media bahwa semua pekerja sudah pulang karena pekerjaan beres dan tinggal masang alat-alat “Ujar RW setempat melalui via WhatsApp”. Pungkasnya”.
(( Red ))
Editor (( Denz ))

