Sosok Kuat Penantang Ridwan Kamil Pilgub Jabar 2024 Disiapkan PKB, Gerindra-Golkar Solid PKS Melawan

Garda News ~ Jabar

Secara survei, Ridwan Kamil masih memimpin jauh elektabilitas Calon Gubernur Jawa Barat 2024.

Namun, PKB memastikan akan menyiapkan calon kuat penantang Ridwan Kamil di Pilgub Jabar 2024.

Pemiliham Gubernur Jawa Barat atau Pilgub Jabar 2024 menarik untuk terus diikuti dinamikanya.

Sejatinya, Pilgub Jabar 2024 mendatang diprediksi sejumlah pihak bakal dengan mudah dimenangkan kembali Ridwan Kamil.

Pasalnya Ridwan Kamil berstatus petahana.

Namun dinamika politik nasional yang terjadi pasca Pileg dan Pilpres 2024, Ridwan Kamil mendapat dorongan dari Golkar maju di Pilgub Jakarta.

Tentunya, jika Ridwan Kamil memilih bertarung di Jakarta maka akan terjadi persaingan terbuka di Pilgub Jabar 2024

Hanya saja belakangan, Golkar mempertimbang kembali Ridwan Kamil untuk maju di Jabar sebagai Calon Gubernur.

Lantas, jika kembali maju di Pilgub Jabar 2024 apakah Ridwan Kamil akan dengan mudah terpilih kembali?

Sosok Kuat Penantang Ridwan Kamil Disiapkan PKB

Gerindra boleh saja berstatus pemenang di untuk Pileg DPRD Jabar 2024.

Namun, PKB mendapat hasil fenomenal.

Perolehan suara PKB di Jawa Barat meningkat drastis pada Pemilu 2024.

Jumlah kursi PKB untuk DPRD di sejumlah Kota/Kabupaten di Jawa Barat meningkat dibanding Pemilu 2019.

Jumlah kursi PKB untuk DPRD Provinsi Jawa Barat, pada Pemilu 2024, yakni 15 kursi, meningkat dari 12 kursi pada Pemilu 2019.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah atau DPW PKB Jawa Barat Syaiful Huda menjelaskan, ada dua indikator yang membuat suara PKB di Jawa Barat meningkat drastis pada Pemilu 2024.

Pertama, seluruh kader dan calon legislatif PKB di Indonesia bekerja sangat keras dan kompak pada Pemilu 2024 sehingga suara partai melonjak.

“Yang kedua memang ada Cak Imin effect ketika mencalonkan diri sebagai calon wakil presiden, mesin partai hidup sehidup-hidupnya, semua kader bergerak, solidaritas terjadi, jadi, memang cukup signifikan, karena itu di Jawa Barat, di nasional, PKB mengalami lonjakan suara yang cukup luar biasa,” ujar Syaiful.

Lonjakan suara PKB yang drastis itu membuat PKB percaya diri mengusung kader maju dalam Pemilihan Gubernur atau Pilgus Jawa Barat 2024.

Syaiful mengaku sudah mendeklarasikan diri maju menjadi Calon Gubernur Jawa Barat.

Syaiful mengaku sudah mendeklarasikan diri maju menjadi Calon Gubernur Jawa Barat.

“Kan 15 kursi PKB (DPRD Jawa Barat) hanya butuh menggenapi 20 persen atau sekitar (tambah) sembilan kursi. Nah, partai menengah di Jabar itu banyak sekali yang kursinya 7, 8, 6 jadi posisinya kami memang sudah komunikasi levelnya sudah mau bangun koalisi, kalau figur sudah selesai. Jadi bangun koalisi, mencocokan. Insyallah kami akan bikin poros di luar poros kang Ridwan Kamil,” ujar pria yang juga Anggota DPR RI itu.

Golkar-Gerindra Usung Ridwan Kamil – Iwan Bule ?

Koalisi Golkar dan Gerindra sepakat mengusung Ridwan Kamil maju kembali di Pilgub Jabar 2024.

Kesepakatan Golkar dan Gerindra terkait dengan nasib Ridwan Kamil di Pilgub Jabar 2024 ini dibocorkan Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto.

Atas kesepakatan itu, Ridwan Kamil pun berpotensi bakal menggaet kader terbaik Gerindra sebagai calon wakil gubernur di Pilgub Jabar 2024 mendatang.
Nama Mochamad Iriawan alias Iwan Bule pun santer dikabarkan menjadi pilihan utama Partai Gerindra sebagai pendamping Ridwan Kamil di Pilgub Jabar 2024.

Lantas bagaimana nasib Dedi Mulyadi ?

Sebelumnya, Partai Golkar memberikan surat tugas kepada Ridwan Kamil sebagai Calon Gubernur Jakarta dan Jabar.

Belakangan, Airlangga Hartarto, mengumumkan bahwa Ridwan Kamil telah diberikan restu untuk maju kembali dalam Pilgub Jabar 2024.

Tidak hanya dari Partai Golkar, Ridwan Kamil juga mendapatkan ‘Golden’ Tiket dari Partai Gerindra.

“Jawa Barat itu, untuk Ridwan Kamil sudah diberikan baik Golkar maupun Gerindra,” ujar Airlangga saat open house Lebaran di Jakarta Kamis (11/4/2024).

Dewan Pimpinan Pusat DPP Golkar diketahui telah menugaskan Kang Emil maju ke Pilgub Jakarta dan Jawa Barat.

Posisinya di Jabar akan menjadi calon tunggal.

Sedangkan di Jakarta terdapat nama Ahmad Zaki Iskandar dan Erwin Aksa.

Bagi mereka yang diberi penugasan telah dipersilahkan melakukan sosialisasi ke Jakarta.

Nama-nama tersebut akan mengerucut dalam tiga kali survei pada Mei, Juli dan Agustus.

Airlangga mengatakan telah mengantongi 50 persen dari hasil survei.

“Kang Emil sudah datang Jakarta tapi tentu kita evaluasi juga Jawa Barat. Nanti kita lihat survei terakhirnya seperti apa, dan juga koalisi partainya seperti apa,” sebut Airlangga.

Ridwan Kamil pun menanggapi hal tersebut.

Dia mengatakan masih ada waktu hingga pendaftaran calon bulan Agustus mendatang.

“Iya itu belum diputuskan, nanti saja di waktu yang baik. Kan masih lama waktu pendaftaran Agustus,” jawab kader Partai Golkar itu saat menghadiri open house Airlangga di Jakarta.

Gerindra Siapakan 3 Nama Pendamping Ridwan Kamil ?

Menjadi salah satu tim inti pemenangan Prabowo-Gibran di Pilpres 2024, Ridwan Kamil bakal diusung Partai Gerindra di Pilgub Jabar 2024.

Padahal sebelumnya muncul skenario Gerindra akan berseberangan dengan menyiapkan 3 kader terbaiknya maju di Pilgub Jabar 2024.

Bocoran tersebut disampaikan Sekretaris Gerindra Jabar Abdul Harris Bobihoe beberapa waktu lalu.

“Ada tiga nama,” ucapnya.

Adapun ketiga kader Gerindra yang disiapkan menantang Ridwan Kamil di Pilgub Jabar 2024 yakni Dedi Mulyadi, Taufik Hidayat hingga Mochamad Iriawan.

Lebih lanjut ia menekankan bahwa di Pilgub Jabar 2024, Gerindra fokus mengusung kadernya sebagai Calon Gubernur bukan Wakil Gubernur.

Sementara itu penentu siapa yang akan dipilih maju dari 3 kader tersebut diserahkan sepenuhnya ke Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto.

“Insyaallah di bulan April setelah Lebaran kita akan lakukan survei, baik provinsi maupun kabupaten/kota. Mudah-mudahan April akhir atau Mei awal sudah ada (hasilnya),” ucap Harris.

Dengan sepakatnya Gerindra mengusung Ridwan Kamil di Pilgub Jabar 2024 maka 3 kader yang dimaksud pun akan berpotensi jadi Calon Wakil Gubernur.

PKS Melawan!

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menatap optimistis pemilihan kepala daerah-wakil kepala daerah (Pilkada) Jawa Barat (Jabar) 2024. PKS meyakini dapat mengusung kader maju Pilkada Jabar.

Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Provinsi Jabar Haru Suandharu mengatakan, ada banyak kader yang bisa diusung untuk maju Pilkada Jabar. Ia mencontohkan para kader yang menjadi kepala atau wakil kepala daerah di Provinsi Jabar.

Selain itu, ada juga kader yang saat ini berkiprah di DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) Jabar atau kader di DPRD Jabar.

“Calon gubernur itu bisa jadi dari kepala daerah. Ada Wali Kota Depok (Mohammad Idris), Sukabumi (Achmad Fahmi). Kemudian DPR RI ada Ibu Netty (Netty Prasetiyani), dari DPRD provinsi ada Pak Achmad Ru’yat. Jadi, sangat banyak,” ujar Haru, kepada wartawan, belum lama ini.

Haru mengatakan, para kader PKS ini potensial. Namun, kata dia, untuk keputusan maju Pilkada Jabar 2024 tetap harus melalui mekanisme partai dan disetujui oleh Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS. “Saya tidak khawatir kekurangan calon dan nanti tinggal DPP maunya siapa,” katanya.

PKS mempunyai catatan manis di Provinsi Jabar. Di mana kadernya, Ahmad Heryawan, terpilih untuk menjadi gubernur Jabar selama dua periode, 2008-2013 dan 2013-2018.

Pada periode pertama, Aher, sapaan akrab Ahmad Heryawan, berpasangan dengan Dede Yusuf. Adapun pada periode kedua dengan Deddy Mizwar.

Ketika Pilkada Jabar 2018, PKS mengusung Ahmad Syaikhu sebagai calon wakil gubernur, mendampingi Sudrajat yang diusung Partai Gerindra sebagai calon gubernur. Pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu ini memang kalah suara dari Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum, yang menjadi pemenang pilkada.

Namun, perolehan suara Sudrajat-Ahmad Syaikhu terbilang mengejutkan. Dari empat pasangan yang maju Pilkada Jabar, Sudrajat-Ahmad Syaikhu menempati posisi kedua. Berbeda dari hasil sejumlah survei.

Di tataran DPRD Provinsi Jabar, saat Pemilu Legislatif (Pileg) 2019, PKS bisa meraih 21 kursi legislatif. PKS Jabar berharap perolehan kursi legislatif di DPRD bisa meningkat pada Pileg 2024.

Haru mengatakan, PKS sudah mendaftarkan 120 bakal calon anggota legislatif ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jabar. Mereka disiapkan untuk merebut suara di 15 dapil wilayah Jabar. Menurut Haru, pada Pileg 2024 PKS menargetkan perolehan 42 kursi DPRD Jabar.

(((Red))
Editor ( Denz )