garda News~ Soreang
Kamis-07-01-2021.

pembangunan Rabat beton yang ada di jln Kp. Cibogo Desa Mandalahaji kecamatan Pacet kabupaten Bandung anggaran yang bersumber dari pemerintah dari Disperkimtan dengan nilai anggaran tak tertera karena papan informasi tak di pasang dan tidak mengacu ke UU Nomor 14 tahun 2008 ( KIP ) yang di kerjakan oleh pihak Pemborong.

Berdasarkan Hasil pantauan awak media Garda News Indonesia dan ormas Pemuda Pancasila PAC Pacet dalam mengerjakan proyek rabat beton tidak sesuai dengan bestex pasalnya pengerja’an Rabat beton banyak penyimpangan pencurian volume yang berlebihan.

Awak Media Garda News berdampingan dengan ormas pemuda Pancasila sebagai peran serta control sosial menelusuri ke tempat alokasi yang sudah diterapkan di kp. Cibogo Desa mandalahaji pukul 10:00 wib. sekira 2 Minggu jalan tersebut sudah ancur pecah-pecah dan diduga kurangnya speck yang di terapkan terkait pembangunan Rabat beton tidak Sesuai.

Di sisi lain kepala Desa mandalahaji saat dimintai keterangan komunikasi via WhatsApp sekira pukul 14 : 00 Wib ke awak Media Garda News Indonesia” menyampaikan ” Kalau Rabat Beton di Cibogo itu Anggaran dari Disperkimtan, dan dilaksanakan oleh Pihak Ketiga ( Pemborong ) Silahkan aja tanyakan aja sendiri ke Disperkimtan. ” ujar ” kades Mandalahaji.

di sela-sela terkait adanya proyek tanpa terpasang papan informasi ( KIP ) No 14 tahun 2008 yang sudah di Bakukan oleh pihak pemerintah dan kwalitas pengerja’an tidak maksimal dan jalan pun baru beberapa Minggu sudah pecah-pecah dan hancur.

diduga tidak sesuai bestek ataupun pengurangan anggaran yang sudah disimpangkan, Dari hasil penelusuran awak Media dan ormas pemuda Pancasila PAC Pacet yang sudah di terapkan pembangunan Rabat beton banyak kejangalan.

Seolah-olah pihak kontraktor atau pemborong ingin memperkaya diri dan tidak mementingkan kepentingan penerima manfaat buat masyarakat, Karena Proyek pembangunan Rabat beton tersebut didanai oleh anggaran/dana yang sumbernya dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Bukan dari nenek moyang pengusaha. ” imbuhnya “

((( Tim )))
editor ( Denz )