GARDA NEWS – MAJALENGKA

Pembagian bantuan langsung tunai ( BLT ), Dana Desa+ DD ), sempat diwarnai kekisruhan, pasalnya pembagian bantuan tersebut, terindikasi tidak tepat sasaran Kepada si_penerima manfaat, Pemerintah Desa Kalapadua Kecamatan Lemasugih Kabupaten Majalengka Jawa Barat.

Sangat ironis notabene sebagai seorang pimpinan kepala Desa yang sudah jelas tugas pokok fungsi ( Tupoksi ), melemparkan persoalan tanggung Jawabnya terhadap bawahan. terkait kisruh pembagian bantuan langsung tunai ( BLT ) dana Desa ( DD ), Diduga kebanyakan yang menerima orang mampu/mapan dari sisi pendapatan ekonomi. Tokoh Masyarakat yang tidak mau ditulis jati dirinya, mengatakan, sangat disayangkan sekali adanya program dari pemerintah pusat, bantuan langsung tunai ( BLT ), terindikasi tidak tepat sasaran terhadap penerima manfaat, terutama bagi warga miskin yang jelas – jelas benar keadaan ekonomi tidak mampu berhak untuk mendapatkan bantuan BLT tersebut, akan tetapi sebaliknya, warga yang mampu justru dapat bantuan ini, mestinya pemerintah desa ( Pemdes ), harus kerja ekstra untuk dilakukan lagi pendataan ulang, guna memperifikasi data yang lama, teruma bagi penerima BLT, banyak yang mendapatkan bantuan orang mampu supaya di robah, penerima BLT, di ganti dengan orang yang benar tidak mampu,”Ucapnya.

Kepala Desa, Kalapadua, Nanang Nirwana pada waktu Dikomfirmasi melalui sambungan telpon genggam seluller, Jum’at ( 8/04/2022 ), ” Dia mengatakan terkait persoalan bantuan langsung tunai, yang menjadikan folemik di warga itu, karena data nama – nama si_penerima BLT DD tersebut, berdasarkan hasil laporan dari para RT dan RW, Hal ini, Sambung Nanang, selaku kepala Desa, “Ia hanya menerima laporan berdasarkan data yang diajukan, terkait hal ini,” Saya, berdasarkan ajuan di tuangkan dalam acara Musdesus Desa yang di selenggarkan oleh Pemerintah Desa ( pemdes Kalapadua ), bersama lembaga BPD di saksikan oleh tokoh masyarkat dan bersama muspika Kecamatan Lemasugih, “Jelasnya.

“Masih menurut, Nanang terkait warga penerima dana BLT ada sebagian warga yang mampu dari segi ekonomi mendapatkan, Ia menambahkan Bahwa dirinya melaksanakan sesuai dari hasil tabulasi data yang di ajukan oleh pihak RW dan RT dari jumlah keseluruhan.RT ada 21 dan RW ada 6, terdiri dari 9, blok yang ada di Desa Kelapadua, adapun Fenomena yang terjadi, sekarang ada Folemik itu, sah saja selaku warga memprotes adanya bantuan itu, tentunya, merupakan masukan dan kritik membangun dan akan mengevaluasi kembali data tersebut,”Katanya.

Ditempat terpisah Camat Kecamatan lemah sugih, Mumuh Muhidin,.SH.MH, Pada saat ditemui di kantornya, gagal untuk dihubungi menurut stapnya bapak lagi ke Pemda, “Ujar staff.

(((AW/AH )))
editor ( Denz )