GARDA NEWS – KUBU RAYA

Senin (13/6/22) – Pangdam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Sulaiman Agusto, S.I.P., M.M., diwakili Kasdam XII/Tpr, Brigjen TNI Djauhari, S.E., M.M., memimpin Sidang Parade Tingkat Subpandasus Pontianak Penerimaan Calon Taruna/Taruni Akmil TA 2022 bertempat di Lapangan Tembak Indoor Rahmat, Makodam XII/Tpr.

Sidang ini merupakan sidang awal, mereka yang dinyatakan lulus nantinya berhak untuk mengikuti seleksi tingkat Panitia Daerah, sebelum mengikuti seleksi Tingkat Pusat di Akmil, Magelang. Sidang diikuti pemuda dan pemudi dari wilayah Provinsi Kalimantan Barat, sebanyak 107 orang terdiri dari 91 pria dan 16 wanita.

Kasdam XII/Tpr, Brigjen TNI Djauhari saat membacakan amanat Pangdam mengatakan, seleksi ini merupakan tindaklanjut kebijakan pimpinan TNI AD dalam menyiapkan pengawakan personel TNI AD yang profesional dan unggul di masa depan melalui kampanye kreatif, werving sepanjang tahun, dalam rangka mewujudkan TNI AD sebagai organisasi pertahanan matra darat yang berkelas dunia.

“Selain itu, untuk menambah kekuatan personel militer TNI AD melalui penyediaan prajurit dengan prioritas rekrutmen bersumber dari SDM yang memiliki pengetahuan akademis dan keahlian yang dibutuhkan,” katanya.

Terkait dengan itu, Kasdam XII/Tpr berharap kepada Panitia harus benar-benar dapat menyeleksi sumber daya manusia tersebut. Karena penyediaan Prajurit sebagai bagian dari pembinaan untuk mendapatkan Prajurit sesuai dengan kualitas dan kuantitas guna memenuhi kebutuhan organisasi TNI AD.

Menurutnya dengan demikian, nantinya akan diperoleh calon Perwira TNI AD yang potensial serta memiliki integritas kepribadian, daya nalar dan kemampuan fisik yang handal untuk mendukung pelaksanaan tugas di masa depan.

“Seleksi ini harus dilaksanakan secara ketat sesuai dengan norma yang berlaku agar lebih menambah bobot kualitas para calon Taruna/Taruni Akademi Militer yang dinyatakan lulus dari Subpanda Pontianak,” harapnya.

Untuk itu kepada segenap Tim Panitia, Kasdam menegaskan, agar selalu memegang teguh disiplin, moral dan etika selama melaksanakan pemantauan dan pemeriksaan, sehingga peserta yang dinyatakan lulus daerah dari Parade ini, memiliki kesempatan yang besar untuk bisa lulus pada seleksi selanjutnya.

“Hindari hal-hal yang bersifat spekulatif, yang dapat merugikan calon itu sendiri maupun nama baik TNI di masa yang akan datang. Saya yakin, dengan dilandasi oleh niat, tekad dan rasa tanggung jawab, kegiatan ini akan berjalan dengan baik dan lancar,” tegas Brigjen TNI Djauhari. (Pendam XII/Tpr).

(( Red ))
editor ( Denz )