30 TAHUN MENANTI, WARGA KP. SUKAASIH RW 10 DESA SUKAMUKTI MAJALAYA MASIH TINGGAL DI RUMAH TIDAK LAYAK HUNI
GARDA NEWS ~ MAJALAYA

Sudah lebih dari “30 tahun” warga “Kp. Sukaasih RW 10, Desa Sukamukti, Kecamatan Majalaya” hidup dalam kondisi memprihatinkan. Hingga saat ini masih banyak rumah warga yang tidak layak huni, dengan dinding gedek, atap bocor, dan harus ditutup terpal agar tidak kehujanan.
Kondisi ini sangat memprihatinkan. Padahal warga sudah “beberapa kali mengajukan bantuan Rutilahu – Rumah Tidak Layak Huni” baik kepada “anggota DPRD maupun kepada Pemerintah Desa”. Namun hingga berita ini diturunkan, hasilnya masih “nihil”. Tidak ada realisasi bantuan yang diterima.

Salah satu warga menunjukkan berkas pengajuan yang telah mereka buat. Dengan wajah penuh harap dan kecewa, mereka berharap ada perhatian nyata dari para pemangku kebijakan.
“Kami sudah bolak-balik ngajuin ke desa, ke dewan juga. Tapi sampai sekarang tidak ada kabar. Rumah kami kalau hujan bocor, kalau panas gerah. Sudah 30 tahun seperti ini pak. Kami mohon diperhatikan,” ujar warga dengan nada lirih.

Dari pantauan di lapangan, kondisi rumah warga sangat memprihatinkan. Dinding terbuat dari anyaman bambu, atap genteng sebagian ditutup plastik, dan di dalam rumah sekat hanya menggunakan kain. Hal ini jelas tidak memenuhi standar rumah sehat dan layak huni.
Warga berharap pemerintah Kabupaten Bandung, Dinas Perumahan, serta para anggota dewan Dapil Majalaya segera turun tangan dan memprioritaskan Kp. Sukaasih RW 10 dalam program bantuan Rutilahu tahun ini.
“Kami tidak minta banyak. Kami hanya minta rumah yang layak untuk berteduh. Tolong jangan lupakan kami,” pungkasnya.
Pewarta (( tim ))
Editor (( Denz ))
