KIAT PAK UDIN JAGA KEBUGARAN HEWAN TERNAK

Garda News ~ Sumedang

Di tengah rutinitas beternak yang menuntut ketelatenan, Udin Samsudin menunjukkan bahwa keberhasilan usaha ternak tidak selalu bergantung pada langkah yang rumit. Melalui perawatan sederhana namun konsisten, ia berupaya menjaga kesehatan dan kebugaran 4 ekor indukan serta 5 ekor cempe yang dipeliharanya di Kecamatan Jatigede, Kabupaten Sumedang.

Salah satu perhatian utama Udin adalah memastikan kebutuhan cairan dan mineral ternaknya terpenuhi dengan baik. Untuk itu, ia menambahkan sekitar tiga sendok makan garam dapur ke dalam air minum yang diberikan setiap hari. Praktik ini menjadi bagian dari upaya menjaga kondisi ternak agar tetap prima, terutama bagi indukan yang sedang menyusui dan cempe yang berada dalam fase pertumbuhan.

Larutan garam tersebut berfungsi sebagai sumber mineral penting, seperti natrium dan klorida, yang membantu merangsang rasa haus alami pada domba. Dengan meningkatnya konsumsi air, ternak dapat terhindar dari risiko dehidrasi, menjaga keseimbangan cairan tubuh, serta mendukung kelancaran sistem pencernaan. Bagi cempe, kondisi tubuh yang terhidrasi dengan baik menjadi fondasi penting untuk menunjang pertumbuhan yang sehat dan optimal.

Di balik kesederhanaannya, metode air minum bergaram dikenal sebagai salah satu cara yang efisien dan terjangkau untuk membantu menjaga kebugaran ternak. Asupan mineral yang cukup mendukung berbagai proses metabolisme tubuh, termasuk membantu indukan dalam menghasilkan susu bagi anak-anaknya. Pada saat yang sama, kondisi tubuh yang sehat juga berpengaruh terhadap nafsu makan dan pertambahan bobot cempe.

Udin mengaku bersyukur karena hingga saat ini ternak yang dipeliharanya menunjukkan kondisi yang sehat dan aktif. Baginya, perhatian terhadap kebutuhan dasar ternak merupakan kunci penting dalam menjaga produktivitas usaha peternakan.

“Alhamdulillah, ternak- ternak saya sampai saat ini dalam kondisi sehat. Saya hanya berusaha rutin merawat dan memastikan kebutuhan makan serta minumnya terpenuhi. Semoga indukan tetap produktif dan cempe bisa tumbuh dengan baik,” ungkap Udin.

Apa yang dilakukan Udin menjadi gambaran bahwa perhatian terhadap detail-detail kecil dalam pemeliharaan dapat memberikan dampak besar bagi produktivitas ternak. Konsistensi dalam menerapkan praktik perawatan harian tidak hanya membantu menjaga kesehatan hewan, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang bagi keberlanjutan usaha peternakan.

Melalui pendampingan yang terus dilakukan, Balai Ternak Jatimekar mendorong para peternak binaan untuk mengadopsi pola pemeliharaan yang tepat, sederhana, dan terukur. Kisah Udin Samsudin menjadi inspirasi bahwa kemajuan peternakan sering kali berawal dari langkah-langkah kecil yang dilakukan dengan penuh kepedulian dan ketekunan setiap hari.

AGUS CAHYANA
Editor (( Denz ))