Proyek Hotmix Jalan Gang RW 12 Wangisagara Diduga Kacau: Silih Lempar Tanggung Jawab, Papan Proyek Hilang

Garda News ~ Kab. Bandung,
Selasa, 2 Juni 2026

filter: 0; jpegRotation: 0; fileterIntensity: 0.000000; filterMask: 0; module:1facing:0;
hw-remosaic: 0;
touch: (-1.0, -1.0);
modeInfo: ;
sceneMode: Night;
cct_value: 0;
AI_Scene: (-1, -1);
aec_lux: 0.0;
hist255: 0.0;
hist252~255: 0.0;
hist0~15: 0.0;

Pekerjaan pengaspalan hotmix jalan gang RW 12, Desa Wangisagara, Kec. Majalaya disorot warga. Proyek yang dikerjakan malam hari ini diduga sarat kejanggalan mulai dari minim pengawasan hingga tidak adanya keterbukaan informasi.

Berdasarkan pantauan di lokasi, pengerjaan hotmix dilakukan malam hari dengan penerangan seadanya. Foto yang beredar memperlihatkan pekerja menggunakan rompi oranye tanpa pengawasan pelaksana lapangan yang jelas.

3. Kejanggalan yang Ditemukan awak Media

1. Silih Lempar Tanggung Jawab
Saat dikonfirmasi, tidak ada pelaksana proyek yang berani mengaku sebagai penanggung jawab. Kondisi ini menyulitkan warga untuk mengadu jika mutu pekerjaan tidak sesuai spek.

2. Subkontrak Berlapis “Sub-Sub Pemborong”
Menurut keterangan salah satu sopir truk material di lokasi, pekerjaan ini “udah beberapa sub pemborong”. Praktik subkontrak berantai rawan menurunkan kualitas karena anggaran terkuras di tengah jalan. Sesuai Perpres 16/2018, subkontrak berlapis tanpa izin PPK dilarang.

filter: 0; jpegRotation: 90; fileterIntensity: 0.000000; filterMask: 0; module:1facing:0;
hw-remosaic: 0;
touch: (-1.0, -1.0);
modeInfo: ;
sceneMode: Night;
cct_value: 0;
AI_Scene: (-1, -1);
aec_lux: 0.0;
hist255: 0.0;
hist252~255: 0.0;
hist0~15: 0.0;

3. Papan Proyek Tidak Dipasang
Hingga pekerjaan berjalan, papan informasi proyek tidak terpasang sama sekali di titik RW 12 Wangisagara. Padahal papan proyek wajib hukumnya agar publik tahu: nama kegiatan, nilai kontrak, sumber dana, pelaksana, dan waktu kerja. Tidak ada papan = tidak ada transparansi.

Saat di tanya oleh awak media Garda News Indonesia pelaksana lapangan kepada supir yang membawa bahan cairan aspal hotmik” Dedi pelaksana lapangan ” ungkap supir pegawainya”.

filter: 0; jpegRotation: 0; fileterIntensity: 0.000000; filterMask: 0; module:1facing:0;
hw-remosaic: 0;
touch: (-1.0, -1.0);
modeInfo: ;
sceneMode: Night;
cct_value: 0;
AI_Scene: (-1, -1);
aec_lux: 0.0;
hist255: 0.0;
hist252~255: 0.0;
hist0~15: 0.0;

Awak media mendesak Dinas PUPR Kab Bandung dan Inspektorat segera turun tangan:
1. Cek legalitas pelaksana + hentikan praktik subkontrak berantai
2. Pasang papan proyek sesuai aturan LKPP
3. Awasi mutu hotmix yang dikerjakan malam hari agar tidak asal jadi

Hingga berita ini tayang, pihak desa, kecamatan, dan kontraktor pelaksana belum memberikan klarifikasi resmi.

Pewarta (( Red ))
Editor (( Denz ))