PROYEK PENGECORAN PDAM DI DESA CIKITU DIDUGA “DOBRAK”, TANPA SOSIALISASI WARGA KECEWA, ADA OKNUM DIDUGA BEKINGI PROYEK

GARDA NEWS ~ PACET

Proyek pengecoran infrastruktur PDAM di “Desa Cikitu, Kec. Pacet Kab. Bandung” memicu kekecewaan warga. Pasalnya, pekerjaan besar-besaran menggunakan truk molen dan concrete pump ini diduga dimulai tanpa adanya sosialisasi terlebih dahulu kepada masyarakat sekitar.

Pantauan Garda News di lokasi terlihat aktivitas pengecoran sedang berlangsung. Beberapa unit truk molen dan concrete pump diterjunkan untuk melakukan pengecoran struktur. Para pekerja sibuk merapikan besi dan bekisting.

Namun di balik ramainya proyek, warga justru merasa “kebingungan dan dirugikan”.

1. “Dibobol” Tanpa Sosialisasi
Sejumlah warga mengaku tidak pernah diajak musyawarah, tidak ada pemberitahuan, apalagi izin dari RT/RW setempat.

“Tiba-tiba saja langsung cor. Kami warga tidak tahu ini proyek untuk apa, dampaknya bagaimana. Kalau ada apa-apa siapa yang tanggung jawab?” kata salah seorang warga yang enggan disebut namanya dengan nada kecewa.

Warga menilai sikap kontraktor “main dobrak” ini mencerminkan lemahnya komunikasi dan tidak menghargai masyarakat.

2. Dugaan Ada Oknum Yang Membekingi
Yang membuat warga semakin geram, beredar informasi adanya oknum tertentu yang diduga “membekingi” jalannya proyek ini. Sehingga ketika warga bertanya, tidak ada satupun pihak pelaksana yang berani memberikan penjelasan.

“Kalau proyeknya bersih dan benar, kenapa harus ditutup-tutupi? Kenapa warga tidak boleh tahu? Kami curiga ada main di belakang,” ujar sumber lain.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui siapa kontraktor pelaksana, nilai anggaran, dan sumber dana proyek tersebut. Papan informasi proyek juga tidak terpampang di lokasi.

Desakan Transparansi
Warga Desa Cikitu mendesak pihak PDAM Kab. Bandung, Pemerintah Desa Cikitu, dan Dinas terkait segera turun ke lapangan.

1. Buka data proyek : Siapa pelaksana, anggarannya berapa, dan dampak ke warga
2. Lakukan sosialisasi ulang kepada masyarakat
3. Tindak oknum yang diduga membekingi dan menghalangi informasi publik

Proyek air bersih memang untuk kepentingan umum. Tapi prosesnya juga harus umum dan transparan. Jangan sampai niat baik untuk menyediakan air justru melukai rasa keadilan warga.

Hingga berita ini naik, pihak PDAM dan kontraktor belum dapat dimintai keterangan.

Pewarta (( Tim ))
Editor ( Denz )