3 PROYEK SEKOLAH DI KAB. BANDUNG DISOROT: PELAKSANA “HANTU” BERNAMA BEBEN, K3 DIABAIKAN

GARDA NEWS ~ KAB. BANDUNG

Lemahnya Pengawasan Dinas Pendidikan Kab. Bandung Dipertanyakan

Tiga proyek pembangunan ruang kelas baru dan pemeliharaan di lingkungan SMP Negeri di Kabupaten Bandung disorot masyarakat karena diduga lemah pengawasan dan abai terhadap Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Berdasarkan papan informasi proyek, 3 lokasi tersebut adalah:

1. SMPN 3 SOLOKAN JERUK
Pekerjaan: Pembangunan Ruang Kelas Baru
Pelaksana: CV. PUTRA FADILLAH
Nilai: Rp 580.012.011,08 | No. Kontrak: PA.02.02/2075-Bid.SMP

2. SMPN 5 RANCAEKEK
Pekerjaan: Pembangunan Ruang Kelas Baru
Pelaksana: CV. ANDRA RAYA NIAGA
Nilai: Rp 584.951.625,54 | No. Kontrak: PA 02.04/2081-Bid.SMP

3. SMPN 2 PACET
[Data papan proyek belum dilampirkan]

Ketiga proyek tersebut bersumber dari dana APBD Kabupaten Bandung dan berada di bawah tanggung jawab Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung.

Namun menurut informasi dan pantauan warga, pelaksanaan di lapangan menuai masalah.
“Pelaksana lapangannya bernama Beben, tapi tidak pernah muncul sekalipun ke lapangan. K3 juga diabaikan. Lemahnya pengawasan Dinas Pendidikan Kab. Bandung harus dipertanyakan,” ujar sumber di lapangan.

Minimnya kehadiran pelaksana lapangan dan tidak diterapkannya K3 di area sekolah sangat berisiko. Mengingat kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung, keselamatan siswa dan pekerja menjadi taruhan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Pendidikan Kab. Bandung, CV. PUTRA FADILLAH, dan CV. ANDRA RAYA NIAGA belum memberikan keterangan resmi.

Warga dan pemerhati pendidikan mendesak Dinas Pendidikan Kab. Bandung serta Inspektorat untuk segera melakukan sidak dan evaluasi menyeluruh. Jangan sampai anggaran ratusan juta APBD menghasilkan pekerjaan asal-asalan dan membahayakan.

(( Tim ))
Editor (( Denz ))