GADUH! Tim Media & Ormas Ditolak Masuk SMAN 1 Kertasari Saat Kontrol Sosial Proyek Rehabilitasi, Pihak Sekolah Bungkam
GARDA NEWS ~ KERTASARI
Selasa, 11, Agustus, 2026.

Upaya kontrol sosial terhadap proyek “rehabilitasi pembangunan di SMAN 1 Kertasari” berujung penolakan. Sejumlah rekan media dan ormas yang datang ke lokasi justru dilarang masuk oleh pihak satpam sekolah.
Insiden tersebut terjadi ketika tim hendak meninjau langsung kondisi fisik proyek yang sedang berjalan. Namun niat baik untuk mengawal transparansi anggaran justru mentok di gerbang.
“Kami datang dengan itikad baik untuk kontrol sosial. Tapi satpam melarang masuk dengan alasan tidak ada perintah dari pimpinan. Ironis, proyek ini kan pakai uang negara,” ujar salah satu perwakilan tim di lokasi.

“Pihak Sekolah Sulit Dikonfirmasi
Lebih memprihatinkan lagi, saat tim mencoba mencari kejelasan, “tidak ada satu pun perwakilan pihak sekolah yang bisa ditemui dan dikonfirmasi. Kepala sekolah maupun pihak terkait lainnya seperti “menghilang”.
Kondisi ini memunculkan tanda tanya besar. Publik berhak tahu kemana saja anggaran rehabilitasi tersebut digunakan dan bagaimana progresnya.
“Diduga Ada yang Ditutupi”
Lemahnya pengawasan dari pihak sekolah dan minimnya respon dari “KCD” setempat membuat kecurigaan semakin kuat.
“Kalau proyeknya bersih dan sesuai prosedur, kenapa harus takut dimasuki dan dikonfirmasi? Jangan-jangan ada yang disembunyikan,” tegas salah satu aktivis ormas.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak SMAN 1 Kertasari maupun KCD terkait.
Proyek rehabilitasi sekolah seharusnya menjadi contoh keterbukaan dan akuntabilitas. Bukan malah tertutup dan anti kritik.
Kami mendesak “Dinas Pendidikan, KCD, dan pihak terkait” untuk segera turun tangan. Jangan sampai dana pendidikan untuk anak-anak justru menimbulkan masalah baru karena kurangnya pengawasan dan transparansi.
“Garda News Indonesia” akan terus mengawal kasus ini sampai ada kejelasan.
(( Tim ))
Editor (( Denz ))
