INILAH 6 GARDA TERDEPAN TKBM & BP3C YANG SIAP KAWAL KUNKER MENTERI LH DI PASAR CARINGIN

Garda News ~ Bandung

Di balik gegap gempita persiapan penyambutan Menteri Lingkungan Hidup RI di Pasar Induk Caringin, ada 6 sosok pejuang lapangan yang tak kenal lelah. Mereka adalah jajaran pengurus TKBM – Tenaga Kerja Bongkar Muat dan Lembaga BP3C – Badan Pengawas Perdagangan dan Perlindungan Konsumen Kota Bandung.

Foto yang diabadikan Garda News pada Minggu pagi, 10 Mei 2026, memperlihatkan kekompakan mereka di posko sederhana beratap bambu kawasan Caringin. Meski lokasi seadanya, semangat mereka luar biasa.

1. Baju Rompi Hijau TKBM – Garda Depan Logistik Pasar
Dua sosok dengan rompi hijau berlogo TKBM adalah tulang punggung bongkar muat di Pasar Caringin. Setiap hari, dari subuh hingga malam, mereka memastikan ribuan ton sayur, buah, dan sembako dari petani bisa sampai ke lapak pedagang.

“Kami TKBM ini 24 jam di pasar Kang. Hujan, becek, bau sampah, udah biasa. Kalau kami mogok, Bandung nggak makan,” ujar salah satu pengurus TKBM sambil tersenyum.

2. Baju Rompi Kuning BP3C – Tameng Pedagang & Konsumen
Tiga pengurus dengan rompi kuning adalah pendekar dari BP3C. Tugas mereka berat: memastikan tidak ada pungli retribusi, timbangan pedagang tidak curang, dan harga sembako tidak dimainkan tengkulak. Mereka juga yang paling vokal soal buruknya pengelolaan sampah Caringin.

“Pedagang itu bayar retribusi resmi tiap hari. Tapi TPS-nya kumuh, sampah telat diangkut. BP3C berdiri buat belain mereka. Jangan sampai pedagang kecil yang selalu jadi korban,” tegas pengurus BP3C.

3. Baju Biru – Sosok Sepuh yang Dituakan
Sosok berkemeja biru dan bertopi Komando di tengah adalah sesepuh yang dituakan. Beliau menjadi penengah sekaligus pemberi arahan strategis bagi TKBM dan BP3C. Pengalamannya puluhan tahun di Caringin membuat arahannya selalu didengar.

SATU KOMANDO: KAWAL ASPIRASI RAKYAT KE MENTERI
Meski dari dua lembaga berbeda, 6 sosok ini satu suara. Mereka bersepakat mengawal kunjungan Menteri Lingkungan Hidup Drs. Moh. Jumhur Hidayat, M.Si. ke Pasar Caringin. Acungan jempol di foto adalah simbol optimisme mereka bahwa kunjungan ini membawa angin segar.

“Kami nggak muluk-muluk. Cuma minta Pak Menteri lihat langsung kondisi sampah Caringin. Tolong bikinkan mesin pengolah sampah yang bener. Kasihan pedagang, kasihan buruh TKBM, kasihan warga Bandung yang tiap hari hirup bau,” pungkas mereka kompak.

Keenam pejuang lapangan ini adalah bukti nyata bahwa perubahan besar selalu dimulai dari orang-orang kecil yang peduli. Dari posko bambu inilah, aspirasi ribuan pedagang dan buruh Pasar Caringin akan dibawa ke telinga Menteri.

Pewarta: Depi
Editor (( Denz ))