Garda News ~ Kab Bandung

Warga di Desa Neglawangi, yang ada di kp. Cisarua RW 06 Kecamatan Kertasari, Kab Bandung Jawa Barat, mengeluhkan kondisi jalan penghubung antara Kabupaten Bandung, kertasari dan Kab Garut Desa Pamulihan yang tidak kunjung diperbaiki.

Pantauan Awak Media gardanewsindonesia.com Jalan alternatif menuju jalan kp. Cisarua dan Garut Desa Pamulihan tersebut terbentang sekira sepanjang 5 kilometer, dari Kabupaten Bandung hingga ke perbatasan Kab Garut. Selasa 28/03/23.

Sejak pertama masuk melalui jalur Desa Neglawangi, kondisi jalan cukup mengkhawatirkan, bebatuan kecil serta pasir menjadi pengganti aspal dan beton.

Hanya beberapa titik saja di jalan penghubung tersebut yang sudah mengalami perbaikan, sisanya lebih mirip sungai yang kering.

Kubangan lumpur sedalam 15 hingga 20 sentimeter kerap dijumpai di jalur tersebut, lumpur coklat serta batuan sebesar helm dipastikan menjadi panorama yang bertahun-tahun harus dinikmati warga.

Tidak jarang, banyak kendaraan warga yang selip, karena lumpur yang dalam, atau mengalami kecelakaan kecil.

Kondisi jalan tersebut akan bertambah mengkhawatirkan saat musim hujan.

Pasalnya, lumpur yang sudah menjadi hiasan jalan, akan bertambah banyak serta bebatuan tentunya akan bertambah licin.

Terkadang, kondisi seperti itu membuat warga dari kedua Desa mengalami hambatan saat akan beraktivitas.

Hal tersebut dikeluhkan oleh kepala Desa Neglawangi dan warga Kampung Cisarua, Kec Kertasari, Kabupaten Bandung.

Kepala Desa Deni” berharap tahun ini 2023/2024 dari pihak pemerintah daerah maupun pusat yang sudah beberapa kali mengajukan ke beberapa intansi pemerintah maupun ke anggota Dewan daerah ataupun pusat bisa membantu atau memperlancar proses pengajuan yang sudah kami sampaikan.” Imbuhnya “

((( S . Deni )))
editor ( Denz )