Ketum Iwo Indonesia Icang Rahardian : Pertamina EP Harus Peduli Dan Peka

Pertamina EP harus Peka Dan Peduli Masyarakat, Ketum Iwo Indonesia Angkat Bicara

Kepedulian Pertamina EP pada Masyarakat, Di soroti Ketum Iwo Indonesia

Garda News ~ Bekasi

Jawa Barat memiliki potensi sumber Daya Alam yang sangat melimpah gunung laut pesawahan yang luas satu dari berjuta kekayaan alam dari propinsi Jawa Barat.

Menurut Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Wartawan Online Indonesia, ( DPP IWO INDONESIA ) H. ADV ICANG RAHARDIAN SH, di sela – sela kegiatannya dalam safari Ramadhan di Bandung Raya, Sabtu 16 April 2022, mengatakan, ” potensi sumber daya alam di Propinsi Jawa Barat yang terbesar adalah Minyak Bumi Gas Bumi dan Bio termal, dan sebagian besar itu di kelola oleh perusahaan pelat Merah yaitu Pertamina, ujarnya.

” Masih kata Ketum DPP IWO INDONESIA ,H ADV ICANG RAHARDIAN SH, yang juga Advokat kelahiran
Bekasi Ini mengungkapkan,

“menurut saya sudah sepantas nya Pertamina Peduli dengan masyarakat sekitar Jawa Barat, dan saya tegaskan bahwa Pertamina telah mendapatkan sumber minyak dari Kabupaten Bekasi, Kabupaten Karawang, Kabupaten Subang, Kabupaten Indramayu Kabupaten Cirebon dan banyak lagi, pokoknya di laut dan gunung pun terdapat sumber energi yang sangat luar biasa”

” saya selaku putra Jawa Barat, meminta kepada Pertamina harus lebih peduli pada masyarakat Jawa Barat, dan meminta kepada pimpinan pimpinan Pertamina yang dipercaya oleh pimpinan di Jakarta, yang bertugas mengurus sumber Daya alam di Jawa Barat, yang menggali potensi sumber minyak dan Gas di Jawa Barat, harus peka terhadap perkembangan tekhnologi dan sumber daya masyarakat Jawa Barat yang makin lama makin cerdas dan pintar, harap Icang.

“Dan menghimbau kepada masyarakat Jawa Barat untuk mendukung program – program Pertamina jika pertamina peduli pada Masyarakat jika tidak IWO INDONESIA, dan saya sekalu ketua umum dari Ikatan Wartawan Online Indonesa, akan mengajak kepada semua Wartawan Online se Indonesia untuk menyikapinya. Tegas Ketum IWO INDONESIA yang juga seorang Advokat yang kritis.

(…..)
editor ( Denz )