GARDA NEWS – SANGGAU KALBAR

Peduli terhadap pendidikan anak perbatasan, Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif Mekanis 643/Wns menjadi tenaga pendidik (Gadik) di SDN 06 Merau Dusun Merau, Desa Entikong, Kec. Entikong, Kab. Sanggau.

Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif Mekanis 643/Wns Letkol Inf Hendro Wicaksono, S.I.P dalam keterangannya di Makotis Entikong, Kab. Sanggau mengatakan 2 orang anggota Pos Entabang Pratu Akhmad Hidayat dan Pratu M. Arsyad mengajar siswa-siswi kelas 4 SDN 06 Merau pada Selasa (10/05/2022).

Menjadi tenaga pengajar di wilayah perbatasan Kalbar, merupakan program Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns mengingat jumlah tenaga pendidik di perbatasan masih minim. Program ini dilaksanakan dalam rangka turut mendukung program pemerintah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa khususnya kepada generasi penerus di perbatasan Papua melalui jalur pendidikan formal (sekolah).

“Program tenaga pendidik Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns di titik beratkan pada PPK (penguatan pendidikan karakter). Fokus pengajaran tersebut diharapkan dapat membina karakter anak-anak di perbatasan Papua yang sesuai dengan nilai-nilai kebangsaan,” ujar Dansatgas.

“Materi yang diberikan mengerucut kepada tiga tujuan besar diantaranya pertama untuk menumbuhkan jati diri sebagai bagian dari NKRI, kedua untuk membentuk masyarakat perbatasan Kalbar yang bermartabat dan memiliki rasa cinta terhadap tanah air Indonesia, ketiga untuk membentuk masyarakat perbatasan Kalbar yang berakhlak mulia,” kata Dansatgas.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMP Negeri 06 Merau Ibu Kristiani S.Pd menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada personel Satgas Pamtas yang telah membantu pihaknya sebagai tenaga pendidik dikarenakan terbatasnya guru di SMP Negeri 06 Merau.

“Kami sangat bangga dan berterima kasih karena kehadiran bapak-bapak TNI tidak hanya menjaga perbatasan saja, melainkan turut membantu mencerdaskan generasi muda di perbatasan Kalimantan Barat,” katanya. (Pen SaCtgas Pamtas 643).

(( Red ))
editor ( Denz )