Garda News ~ BEKASI

Sudah bukan rahasia lagi, dalam beberapa kegiatan Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan, selalu nampak sosok lelaki berkulit putih dengan perut sedikit buncit.
Dan tak hanya dalam kegiatan, sosok tersebut pun hampir setiap hari terlihat tinggal, tidur dan menetap di Rumah Dinas Bupati Bekasi.

Begitupun di ruang kerja Bupati Bekasi, sosok tersebut selalu ada dan sering terlihat wara wiri di lingkungan kantor sekretariat daerah (Setda) Kabupaten Bekasi.

Tak hanya itu, sosok tersebut juga terlihat mendatangi sejumlah pengusaha yang ada di wilayah Kabupaten Bekasi.

“Ya, orang itu pernah terlihat datang sendirian ke kantor bos haji A***t, haji **n dan bos M**o, gak ngerti apa yang disampaikannya tapi ada rekaman CCTV nya,” ujar karyawan perusahaan tersebut, Senin (05/09).

Tentang sosok tersebut, sejumlah tokoh ormas di Kabupaten Bekasi juga mempertanyakan statusnya di Kabupaten Bekasi.

“Harus jelas yang bersangkutan ada hubungan apa dengan pak Dani Ramdan, PJ Bupati Bekasi,” ucap ketua ormas di Bekasi kepada media.

Saat dikonfirmasi tim media usai Rapat Koordinasi Tingkat Kabupaten Bekasi tentang Pengalihan Subsidi BBM dan Isu Strategis Lainnya di Gedung Wibawa Mukti, Senin, 05 September 2022, Pj Bupati Bekasi Dr. H. Dani Ramdan menolak menjawab.

Dani Ramdan mengalihkan pertanyaan tim media dengan menyapa orang lain dan bergegas masuk ke mobil dinas Bupati Bekasi.

Tak habis akal, tim media melanjutkan konfirmasi dengan menyampaikannya lewat pesan WhatsApp ke nomor ponsel Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan, 0812-2019 xxxx.

  1. Siapa sosok tersebut? Apakah dia PNS? Keluarga? Atau orang yang mendapat penugasan khusus dari Gubernur, Menteri atau Bupati Bekasi ?
  2. Jika pengawalan pribadi, untuk tujuan apa?
  3. Jika bukan keluarga, mengapa tinggal di rumah dinas Bupati Bekasi yg dibiayai oleh rakyat Bekasi?
  4. Jika bukan PNS mengapa selalu ada di ruang kerja Bupati Bekasi?
  5. Kita dapat info kalau Agung ber KTP Bandung. Apakah betul? Dan apakah ybs sudah melaporkan secara resmi ke Pemerintah Desa? 1×24 jam.

Sosok yang dekat dengan pejabat publik memang perlu dipertanyakan sebagai bentuk transoaransi dan mengantisipasi hal-hal yang berpotensi merugikan negara.

Seperti kejadian beberapa tahun ke belakang, sosok misterius bernama Bunda Putri memiliki peran penting dalam kasus suap penambahan impor daging sapi untuk terdakwa Ahmad Fathanah di Pengadilan Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Jaksel.

Sosok misterius itu merupakan mentor bisnis saksi Ridwan Hakim untuk terdakwa Ahmad Fathanah.

Yang menarik, Bunda Putri kerap menjual nama Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq dalam perjalanan bisnisnya. Dan hebatnya, meski bukan anggota PKS, Bunda Putri dapat memerintahkan Luthfi Hasan untuk datang ke rumahnya.

Peran sosok misterius juga dipertanyakan dalam pengungkapan perkara dugaan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang yang merugikan negara sebesar Rp 78 triliunan pada Agustus tahun 2022 ini.

Konon kabarnya, sosok misterius itu menghilang’ setelah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Kasus ini merupakan pengembangan dari perkara yang menjerat eks Gubernur Riau Annas Mamun dan kawan-kawan yang ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan suap alih fungsi lahan pada September 2014,” ungkap Jaksa Agung ST Burhanuddin dalam keterangan resminya kepada wartawan sebagaimana dikutif dari cnbcindonesia.com.

(***)
editor ( Denz )