Diduga Asal-asalan, Pemagaran SDN Neglasari Pacet Disorot Warga

Garda News ~ Pacet

filter: 0; jpegRotation: 90; fileterIntensity: 0.000000; filterMask: 0; module:1facing:0;
hw-remosaic: 0;
touch: (-1.0, -1.0);
modeInfo: ;
sceneMode: Auto;
cct_value: 0;
AI_Scene: (-1, -1);
aec_lux: 118.0;
hist255: 0.0;
hist252~255: 0.0;
hist0~15: 0.0;

Warga sekitar SDN Neglasari, Kecamatan Pacet menyoroti hasil pekerjaan pemagaran sekolah yang dinilai tidak sesuai spesifikasi. Proyek dengan anggaran Rp 77.900.000 juta itu dikeluhkan karena kualitas bangunan dinilai asal-asalan.
Minggu 17/05/2026

Dari dokumentasi di lapangan, tiang pagar dicat hijau dengan permukaan plesteran kasar dan tidak rata. Selain itu, kondisi tembok sekolah yang sudah ada juga terlihat mengelupas dan pagar kawat berduri yang terpasang sudah berkarat.

filter: 0; jpegRotation: 0; fileterIntensity: 0.000000; filterMask: 0; module:1facing:0;
hw-remosaic: 0;
touch: (-1.0, -1.0);
modeInfo: ;
sceneMode: Auto;
cct_value: 0;
AI_Scene: (-1, -1);
aec_lux: 124.0;
hist255: 0.0;
hist252~255: 0.0;
hist0~15: 0.0;

> “Anggaran 77 juta itu uang negara untuk kepentingan anak-anak sekolah. Tapi lihat sendiri hasilnya, plesteran tidak rata, finishing asal cat. Seperti dikerjakan asal jadi,” ujar warga yang enggan disebut namanya.

Warga Minta Diperiksa
Warga meminta Dinas Pendidikan, Inspektorat, dan aparat penegak hukum untuk segera melakukan pemeriksaan terhadap proyek pemagaran SDN Neglasari. Mereka menduga ada penyimpangan dalam pelaksanaan pekerjaan oleh kontraktor pelaksana.

filter: 0; jpegRotation: 0; fileterIntensity: 0.000000; filterMask: 0; module:1facing:0;
hw-remosaic: 0;
touch: (-1.0, -1.0);
modeInfo: ;
sceneMode: SFHDR;
cct_value: 0;
AI_Scene: (-1, -1);
aec_lux: 104.0;
hist255: 0.0;
hist252~255: 0.0;
hist0~15: 0.0;

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak sekolah maupun kontraktor terkait keluhan warga tersebut.

Transparansi Dipertanyakan
Papan informasi proyek yang seharusnya dipasang di lokasi juga tidak terlihat, sehingga masyarakat kesulitan mengetahui detail pekerjaan, sumber anggaran, dan pelaksana kegiatan. Hal ini bertentangan dengan prinsip transparansi penggunaan anggaran publik.

Warga berharap pemerintah segera turun tangan agar dana pendidikan benar-benar digunakan untuk kepentingan siswa, bukan disalahgunakan oknum tidak bertanggung jawab.

Pewarta (( Red ))
Editor (( Denz ))